Desember 16, 2017

Resensi Buku Filsafat Matematika



Judul buku                 : Filsafat Matematika
                                        Suatu Tinjauan Epistemologi dan Filosofis
Penulis                        : Didi Haryono, S.Si., M.Si.
Editor                          : Prof. Dr. Drs. H. Abdul Hadis, M.Pd.
Tahun Terbit             : 2014
Penerbit                     : Alfabeta
Kota Terbit                : Bandung
Cetakan                      : Kesatu, Juli 2014
Jumlah bab                : 5
Jumlah hal                 : VIII + 240 hal
ISBN                            : 978-602-289-059-1
Ringkasan/Bab       : Pada bagian pertama buku,  penulis menjelaskan pengertian, relasi, hingga ruang lingkup filsafat matematika.
filsafat matematika merupakan pemikiran menyeluruh dan kompleks terhadap persoalan mengenai suatu hal yang berkaitan dengan landasan dan dasar dari pengetahuan matematika. Relasi antara filsafat dan matematika cukup erat. Alasannya, filsafat merupakan pangkal untuk mempelajari ilmu dan matematika adalah ibu dari segala ilmu.
Hasil dari filsafat dan matematika tidak memerlukan bukti fisik, melainkan hanya abstraksi dari sifat benda dan proses analisisnya. Sehingga, sangat keliru jika dikatakan bahwa filsafat merupakan ayah atau ibu dari matematika. matematika tidak pernah lahir dari filsafat, melainkan keduanya berkembang bersama-sama dengan saling memberikan persoalan sebagai bahan masukan dan  umpan balik.
Pada intinya, matematikalah yang menjadi objek kajian atau pokok permasalahan filsafat yang meliputi landasan matematika dan meta-matematika.
Bagian kedua, dijelaskan tentang epistemologi matematika yang meliputi: matematika   merupakan bagian dari ilmu pengetahuan, standar abstraksi dalam matematika, angka 0 (nol) dan al-Khawarizmi, kuantitas, pola, dan bentuk dalam matematika.
Bagian ketiga berisi tentang ontologi matematika yang meliputi: matematika merupakan alat pemikiran, matematika sebagai bahasa, matematika untuk nature science dan social science, matematika dari berbagai sudut pandang, matematika ruang dan waktu, dan peranan matematika modern.
Bagian keempat, berisi metodologi matematika. Jika sistem matematika bersifat lengkap maka dia pasti tidak konsisten, dan jika sistem matematika konsisten maka dia tidak akan bisa lengkap. Era filsafat kontemporer dan modern telah mendorong para filsuf dan matematikawan untuk melihat kenyataan bahwa matematika bersifat multi-facet.
Kemudian pada bab terakhir buku, berisi tentang logika matematika yang dapat disimpulkan bahwa logika matematika sebagai logika modern, karena lebih menekankan pada sistem formal sebagai suatu keseluruhan yang dijadikan objek dari suatu studi matematika yang disebut dengan teori pembuktian.
Kelebihan                   : Buku ini ditulis berdasarkan dengan gagasan yang dapat dipercaya seperti ahli matematika dunia. Cara penyampaian materi dalam buku ini tidak membosankan serta dapat menarik minat para pembaca terutama yang ingin lebih mengetahui tentang ilmu matematika.   
Kekurangan               : Minimnya pengetahuan mengenai matematika, sehingga tidak ditemukan perhitungan suatu angka dan pembuktian terhadap rumus secara mendetail. Selain itu, gambar dalam buku ini masih berwarna hitam putih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© DYS - Twenty Three | Blogger Template by Enny Law