Kali ini saya akan menulis tentang perkusi tr16onometri. Perkusi merupakan kegiatan memainkan alat musik dengan cara dipukul atau dengan cara yang lain dengan menggunakan alat seperti tongkat (stik) sehinggga menghasilkan bunyi atau suara. Sedangkan
tr16onometri adalah nama angkatan Jurusan Matematika 2016. Tr16onometri
memiliki makna tersendiri, dengan singkatan TRI dharma
GOjek NOrmatif
METamorfosis
RIil.
Saya tidak akan menjelaskan secara detail perihal tr16onometri karena ini bukan
wadah yang tepat untuk menjelaskannya, saya akan terfokus dengan perkusi-nya
tr16onometri.
Anggota perkusi tr16onometri terdiri dari 12 orang, dengan 9 orang
pemain, 2 orang pelatih, dan 1 orang penanggung jawab. Perkusi tr16onometri ini
terbentuk karena HMJ Matematika akan mengadakan pentas seni sekaligus
pengukuhan untuk kader-kader Matematika angkatan 2016 yang diadakan pada 21 Oktober 2017. Jadi secara otomatis,
yang menjadi penampil atau yang memberikan persembahan adalah teman-teman
Jurusan Matematika angkatan 2016.
Dalam pentas seni ini, hal-hal yang kemudian ditampilkan adalah Tari
Paduppa, Anngaru, Vokal, Tari 5 Etnis, Teater, dan Perkusi. Perkusi tampil di
akhir acara, ini karena. katanya perkusi adalah penampilan yang paling
ditunggu-tunggu, selain itu perkusi adalah identitas fakultas kami, Fakultas
Sains dan Teknologi, fakultas merah-hitam.
Sebelum pentas seni diadakan, teman-teman perkusi sudah lebih dulu
latihan selama lebih dari 30 hari, Senin-Jumat 16:00-18:00 WITA dan Sabtu-Minggu 14:00-18:00 WITA. Tapi
ketika H-7 acara, waktu latihan ditambah hingga 20:00 WITA. Waktu, tenaga,
kerja keras, usaha, lelah, pengalaman, kebersamaan, keluarga baru, itu adalah
apa yang terlintas dipikiranku ketika mengingat perkusi.
Dari yang sama sekali tidak tau menjadi tau, dari yang tau menjadi lebih
tau. Ucapan terima kasih rasanya tidak akan mampu membayar waktu dan tenaga
pelatih dan penanggung jawab yang mereka kuras demi mendampingi kami, demi
mengajar kami, demi membimbing kami. –kita tidak lupa– hehe.
| Foto bersama setelah acara pentas seni selesai. |
Biar
kujelaskan siapa pelatih dan penanggung jawab kami.
Pelatih 1 :
Kakak Ashadul Islam. Sering dipanggil Kak Idul, tinggal di RB sepertinya :D. Dia
juga mahasiswa Jurusan Matematika, tapi angkatan 2014, dia senior kami, dia juga alumni pemain
perkusi di Med14n (nama angkatan Jurusan Matematika 2014). Pernah sekali Kak
Idul menggunakan metode marah-marah saat melatih, saat itu kami lebih sering
dapat hukuman dibandingkan bermain, tapi kami tau dia tidak benar-benar marah,
dia hanya ingin kami fokus, dia hanya ingin kami melakukan yang terbaik. Kak
Idul adalah pelatih yang sangat baik dan peduli, (jadi rindu masa-masa
latihan). Kata Kak Idul setiap kami latihan; “Ingat baik-baik 4 hal ini, power,
speed, skill, tempo”. Ke empat hal itu Kak, tidak bisa kami lupakan hingga saat
ini.
Kak Idul
adalah pelatih terbaik sepanjang sejarah. Hehe.
Pelatih 2:
Kakak Muhammad Erdin. Biasa dipanggil Kak Erdin, mahasiswa Jurusan Matematika angkatan
2015, juga alumni pemain perkusi di Pr15ma (nama angkatan Jurusan Matematika
2015). Kak Erdin ini tinggal di Pallangga (entah bagian mana). Dia orang yang
baik, terkadang suka melucu, dan tidak pernah marah-marah ketika melatih.
Karena mungkin ketika dia marah, itu tidak akan terlihat seperti marah, dia
hanya terlihat menasehati. Dan apa yang menjadi penampilan kami di pentas
adalah hasil gabungan pola Kak Idul dan Kak Erdin. Kak Erdin adalah pelatih
terbaik kedua sepanjang sejarah
Penanggung
Jawab: Nah ini dia Kak Ira Fitriani, sering dipanggil Kak Ira. Kakak cantik yang baik hati, penyelamat dari PJ
lain. Penanggung Jawab terbaik sepanjang masa, peduli, pokoknya kak Ira yang
terbaik.
Pemain
Perkusi tr16onometri:
1.
Ahmad Syarif Hidayatullah (Leader)
2. Muhammad Irwan
3. A. Ali Faisal
4. Risman
5. Nurul Ilma Islamiyah
6. Sitti Asriani Syahrir
7. Almazani Jumain
8. Karlyana Rachmasari Kamil
9.
Darmiani (Saya)
Dari sampah
daur ulang menghasilkan suara pada intonasi yang kuat sehingga dapat memainkan
melodi dan berfungsi menciptakan harmoni dalam permainan musik. -Perkusi HMJ Matematika
UINAM-
Sekarang
ini, rasanya kami rindu masa-masa latihan. Karena apa yang menjadi inti dari
kenangan ini bukan hasil, bukan ketika kita tampil, melainkan proses, melainkan
ketika kita latihan.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus