Desember 01, 2017

BESTIE




Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh…
Aku ingin memperkenalkan orang-orang aneh yang sering berkeliaran di sekitarku selama lebih dari setahun belakangan ini. Orang-orang yang sering berbuat konyol yang kemudian akan membuatku betah berada didekat mereka, orang-orang aneh karena masih mau dekat dengan orang seperti diriku. Mereka yang aku ceritakan adalah orang-orang berharga dan berperan penting dalam perjalanan kisah hidupku di bangku kuliah.
1.    Nurul Ilma Islamiyah
Dia sering kupanggil Ilma, kadang Mia, kadang Mo’nya. Dia berasal dari Selayar, bapaknya asli kota Selayar, sedangkan ibunya dari Mataram. Aku akan bercerita tentang ilma lebih banyak dari kawanku yang lain, kupikir ini karena waktu yang kuhabiskan bersama ilma hampir 24 jam sehari-semalam (karena sering sekelas sejak jadi mahasiswa). Aku juga memiliki banyak kesamaan dengannya, seperti suka menulis, suka membaca novel, sama-sama anggota perkusi, sama-sama anggota UKM Tapak Suci, sama-sama KOHATI, dan sama-sama suka dengan orang asli Bima, hehehe.
Ilma ini suka berlebihan, suka berlebihan dalam hal berat badan maksudku. Tapi dia orang yang baik, suka bertingkah layaknya anak kecil (mungkin ini karena dia anak tunggal), suka memasang tampang sok imut (apalagi ketika sedang ada  maunya). Kalau dia sedang marah, sebaiknya hati-hati, ini karena dunia akan terguncang akibatnya. Kukatakan ini karena, aku pernah melihatnya marah, dan itu ketika jemurannya basah karena hujan (dia marah karena kita terlambat datang untuk menyelamatkan pakaiannya), dia menggerutu dengan suara yang keras entah kepada siapa, mungkin aku, mungkin seseorang, mungkin pakaiannya, mungkin dirinya sendiri, dan mungkin dengan keadaan.
Dia adalah kawan yang baik diajak bicara, rasanya ada timbal balik, apalagi persoalan hati dan perasaan, dia adalah teman curhatku.
Dia anak yang cerdas, percaya diri, dan beruntung. Dia sering menyebut-nyebut nama Afgan (mungkin dia suka, hihi)
Ilma tinggal di Pondok Faris kamar 106, dan disana pulalah markas kami jika telah pulang dari kampus atau jika sedang ada jeda kuliah.
Ini dia foto ilma, (jika kau penasaran).

2.    Ummi Laras Afdaliah
Nah, ini. Dia sering kupanggil Caca, asli orang Pinrang. Dia lahir 17 April 1999, punya seorang adik perempuan. Dia tinggal di Minasa Upa atau yang biasa kawanku sebut MU. Dia suka bernyanyi, suka nonton film horror, dan alhasil ketawanya juga mirip seperti kuntilanak di film horror.
Kawanku yang satu ini bisa dibilang cukup cantik (aku tidak bisa terlalu memujinya, nanti dia akan  entahlah), laki-laki pasti akan betah melihat dia lama-lama (kecuali laki-laki yang tidak normal), dia memiliki lesung pipit yang akan terlihat ketika dia bicara maupun tersenyum, dia juga memiliki sebuah tahi lalat di atas bibir yang menandakan dia adalah orang yang cerewet (dan memang itu sangat betul). Dia adalah orang yang paling suka keberatan di antara kami berlima (kau pasti tau versi keberatan menurutku)
Dia aktif di organisasi HMJ, dan juga seorang KOHATI.
Dia mengidolakan seorang BangKai (personil EXO) atau Kim Jong In.


3.    Firda Afriyanty Syam
Namanya Firda, tinggal di Jl Syekh Yusuf, Gowa. Lahir ketika Indonesia sedang mengalami inflasi yaitu tanggal 25 September 1998. Dia orang yang mudah baperan (sama seperti Caca, aku, Ilma dan perempuan lain kebanyakan). Setiap kali sebelum minum air gelas kemasan, dia selalu membuang airnya sedikit. Dia adalah seorang penari yang handal, entah bagaimana dia melakukannya, tangannya seolah tak bertulang jika dia mulai menari.
Aku suka Firda, apalagi ketika dia mulai memata-matai moodbooster-ku yang secara kebetulan sekelas dengannya, hehe.
Dia memiliki seorang adik laki-laki bernama Firdaus (Daus) yang sekarang sudah SMA kelas X. Firda & family adalah sekumpulan orang-orang baik, aku ingin mengucapkan terima kasih sekaligus maaf karena sejak dulu hingga sekarang sering merepotkan.
Ini dia Firda.
 


4.    Hasrianti
Dia sering kupanggil Anti, sebenarnya dia maunya dipanggil Yanti, tapi entah kenapa aku dan kawan-kawanku malas menyebut Yanti (mungkin supaya lebih pendek dan gerakan mulut bisa dihemat dan jadilah Anti). Dia asli orang Enrekang, tau Bahasa Bugis dan sedang mempelajari Bahasa Makassar (rempong, ‘kan?).
Dia sekarang tinggal di Pondok Agung yang sebelumnya sudah 2 kali pindah tempat tinggal.
Ketika dia bercerita, kau sebaiknya belajar dan berusaha mengerti apa yang dia katakan, ini karena dia sering menggunakan kalimat yang tidak jelas dan berputar-putar yang hanya aku dan orang-orang tertentu lain yang akan mengerti. Disemester 3 ini, dia sekelas dengan Caca.
Dia yang paling ringan di antara kami berlima, sekaligus yang paling putih.
Sama seperti aku dan Ilma, anti juga suka membaca Novel, dia juga pandai membuat sketsa wajah (aku dan Anti se-komunitas di seni yaitu Seni Rupa).
Dan inilah foto Anti.

Dan ya, itulah orang-orang aneh yang kumaksud. Orang-orang terpilih yang ditakdirkan Tuhan menjadi karena atas pertanyaan mengapa aku disini, mengapa aku bahagia padahal harusnya sedih, mengapa aku senang padahal harusnya aku kesepian.
Aku ingin bilang ke mereka: makasih, iya makasih saja. Maaf juga, karena ada banyak kesalahan yang tidak seharusnya kulakukan.
Semoga apa yang menjadi hubungan kita bisa bertahan untuk waktu yang lama, setidaknya sampai menjadi nenek-nenek. Jika perpisahan datang, setidaknya kita harus saling berkabar, agar hubungan kita tetap baik-baik saja, agar persahabatan ini tetap menjadi hubungan layaknya persahabatan yang kata orang-orang abadi.
Jaket kembar itu, hanyalah sebuah simbol, tanda, yang akan menjadi kenangan cindera mata bahwa hubungan persahabatan ini ada.
Jangan heran jika diantara kita sering terjadi perbedaan pemahaman yang menghasilkan pertikaian, itu alamiah, bahkan menjadi pupuk tumbuhnya hubungan yang lebih erat.
Jika aku pernah bilang bahwa aku tidak apa-apa tanpa kalian, jika aku pernah bilang bahwa aku bisa menjadi lebih baik tanpa kalian, itu berarti aku berbohong. Aku tidak baik-baik saja tanpa kalian.
Mungkin sekian, ini harus kuhentikan. Mianhae, Gomawo chingu. Sayang kalianlah.

 
Dari kiri ke kanan, Aku, Caca, Anti, Ilma, dan FIrda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© DYS - Twenty Three | Blogger Template by Enny Law