Di dalam kamar bersama kuota dan drama korea
Di bangku belakang rumah dengan sepoi-sepoi angin sore
Di bawah pohon tunggal berikhtisar cahaya kuning
kemerah-merahan di ufuk barat
Di atas Bukit Samata bertabur gemerlap lampu kota seantero Makassar
Di balai-balai Jurusan Matematika
Di balik bilik perpustakaan
Di kedai-kedai kopi
Di warung Daeng Puji
Di bawah tangga rektorat
Di gazebo Gedung C
Di bagian sana
Di bagian sini
Di mana-mana,
Di mana-mana.
Rupanya tak ada yang senyaman ini, sayang
Tempat favoritku di seluruh dunia
Di pelukanmu.
.
Makassar, 26 April 2020
Dys
Sangat menjengkelkan, membicarakan kau (yang tak pernah ada) dalam puisi-puisiku. Sangat menjengkelkan, menulis puisi-puisi agar supaya kau ada, walau tanpa wujud.👀
Tidak ada komentar:
Posting Komentar