Kau adalah matahari syurga yang menyinari cakrawala kepergian dalam jagat kehidupanku
Kau adalah purnama raya yang memberi terang pada malam paling kesepian tak berujungku
Kau adalah sajak yang mengirimkan nyanyian agung antara roh kekosongan tanpa baitku
Kau adalah menara tunggal di padang paling suram kerajaanku
Awan yang hitam dulu, jadi biru yang sendu dan penuh rindu
Kau yang pergi tanpa pernah mengirimkan lonceng kedatangan
Kaulah hilang yang pernah ada, pergi dan lupa pulang
Aku mencintaimu.
Mengapa?
Hujan yang jatuh ke bumi telah berhenti
Berubah surya yang tersenyum setelah diterima semesta
Namun kau masih belum kembali, sekali lagi
Tenggelam dalam kepergian yang tak bertepi
Aku mencintaimu.
Mengapa?
.
.
Makassar, 4 Mei 2020
Dys
Kau adalah purnama raya yang memberi terang pada malam paling kesepian tak berujungku
Kau adalah sajak yang mengirimkan nyanyian agung antara roh kekosongan tanpa baitku
Kau adalah menara tunggal di padang paling suram kerajaanku
Awan yang hitam dulu, jadi biru yang sendu dan penuh rindu
Kau yang pergi tanpa pernah mengirimkan lonceng kedatangan
Kaulah hilang yang pernah ada, pergi dan lupa pulang
Aku mencintaimu.
Mengapa?
Hujan yang jatuh ke bumi telah berhenti
Berubah surya yang tersenyum setelah diterima semesta
Namun kau masih belum kembali, sekali lagi
Tenggelam dalam kepergian yang tak bertepi
Aku mencintaimu.
Mengapa?
.
.
Makassar, 4 Mei 2020
Dys
Frank Sinatra - Fly Me To The Moon terdengar dan aku sedang cuci piring, ketika Derau Galaksi Bulan Suci tiba-tiba muncul dalam kepala.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar