![]() |
| source: buqara.kz |
Cinta di ujung pena,
bagiku akan membahas perihal perasaan sendirian. Yang sudah menjadi risiko
memiliki perasaan yang tak diungkapkan. Perasaan diam-diam. Ketika mulut tidak
mampu lagi menuturkan rasa. Biarlah tulisan yang melakukan. Karena tulisan akan
mengungkapkan dengan tegas tanpa basa-basi dan rasa malu bahwa ‘Aku Suka
Padamu’
Hujan di Januari,
Desember yang membawa banyak temu. Temu yang menghasilkan banyak rindu.
Karena diam-diamnya sudah
dimulai sejak Januari lalu, maka saat ini ia sudah berumur 1 tahun. Aku ingin
kembali menuliskan surat untuknya. Surat yang tidak akan pernah sampai padanya.
Kecuali jika takdir berkata lain dan mempertemukan surat ini dengannya..
Assalamualaikum,, padamu
Selamat malam seperti apa
yang harus ku ucap pada kau yang tak pernah melihatku.
Akan kujawab pertanyaan
yang sudah dua kali kau tanyakan kepada kawanku. Perihal keanehanku. Aku akui,
aku seperti perempuan tidak waras ketika di depanmu. Aku selalu lari darimu,
aku sering melewati jalan yang jauh darimu. Tapi yang sebenarnya adalah aku
salah tingkah denganmu. Karena kau bukan orang biasa yang bisa kuhadapi dengan
‘biasa-biasa saja’. Kau berbeda, kau adalah seseorang penting bagiku.
Aku ingin kau melihatku
dengan aku terlihat baik. Tapi itu tidak akan pernah terjadi jika aku menunggu
waktu aku menjadi baik. Jadi aku tidak akan pernah siap untuk bertemu denganmu.
Aku hanya selalu siap
berada di belakangmu. Biarlah kau tak melihatku, asalkan aku selalu melihatmu.
Aku akan mengikuti jejakmu, kemanapun kau pergi. Maksudku,
aku akan berusaha.
Perihal hujan di Januari
2018 yang menghasilkan banyak rindu, iya, aku sering rindu. Aku bukannya rindu
padamu, aku hanya rindu melihatmu. Hanya melihat, boleh ‘yah?
Sekarang pukul 21:38 WITA,
20 Januari 2018. Aku sedang di kamarku menikmati hujan. Kau di sana sedang apa?
Apa kau sedang sibuk? Baik-baik sajakah kau? Apa kau merasa senang?
Biarkan aku melakukan
ini, karena jika tidak aku mungkin akan merasa terbebani jika memendamnya
sendirian. Jadi lebih baik aku membaginya kepada tempat bercerita yang bisa
menjaganya agar menjadi abadi. Tempat bercerita yang bisa mengingatkanku bahwa
malam ini aku sedang rindu.
Kau! S! ASH! Kau dimana
sekarang? Sekali lagi, jangan lakukan hal-hal yang akan merugikan dirimu.
Jangan membuatku rugi karena menyukai dirimu. Kau! Jangan begadang jika itu
tidak penting, itu akan membuatmu mengantuk di siang hari nantinya, itu akan
mengganggu kuliahmu nantinya. Jangan tidur sembarangan, itu tidak apa-apa jika
tempat yang kau tiduri nyaman, tapi bagaimana jika itu malah membuatmu menambah
lelah? Siapkah kau bertanggung jawab oleh
rasa khawatir ibumu akibat ulahmu? Jadilah orang yang kukenal, yang
selalu bijak dalam memutuskan sesuatu.
Wassalam,
Your Secret
Admirer.,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar