Malam ini,
seolah bulan dan bintang bekerja sama menyembunyikan cahaya.
Sepanjang jalan menjadi gelap.
Segelap tatapmu, jika melihatku.
seolah bulan dan bintang bekerja sama menyembunyikan cahaya.
Sepanjang jalan menjadi gelap.
Segelap tatapmu, jika melihatku.
Tuan abu-abu
Tunjukkan padaku, hitam atau putihkah kamu?
Jangan membuatku terus berada di ruang tunggu sampai waktu tak menentu.
Aku tidak masalah dalam hal menunggu.
Hanya saja, selamanya aku tak mampu.
Tunjukkan padaku, hitam atau putihkah kamu?
Jangan membuatku terus berada di ruang tunggu sampai waktu tak menentu.
Aku tidak masalah dalam hal menunggu.
Hanya saja, selamanya aku tak mampu.
Tuan abu-abu
Meski kamu menggantungku.
Tanpa kepastian, tanpa penjelasan.
Untuk bertahan, aku tak lagi punya alasan.
Jika sampai titik terakhirpun, ternyata pilihanmu bukan aku.
Tatapanmu tidak padaku.
Tujumu enggan untukku.
Meski kamu menggantungku.
Tanpa kepastian, tanpa penjelasan.
Untuk bertahan, aku tak lagi punya alasan.
Jika sampai titik terakhirpun, ternyata pilihanmu bukan aku.
Tatapanmu tidak padaku.
Tujumu enggan untukku.
Namun bodohnya,
aku masih saja padamu.
Setidaknya dua puluh tiga bulan belakangan ini,
asal kamu tahu saja.
aku masih saja padamu.
Setidaknya dua puluh tiga bulan belakangan ini,
asal kamu tahu saja.
Tuan, kamu tak perlu tahu
di setiap tengadahku
selalu saja tersedia namamu
harap-harap kau selalu bersuka hati
ada atau tanpaku~
di setiap tengadahku
selalu saja tersedia namamu
harap-harap kau selalu bersuka hati
ada atau tanpaku~
Tuan, kamu apa kabar?
~novwadys~
13 November 2018 (catatan di suatu malam ketika mati lampu)
13 November 2018 (catatan di suatu malam ketika mati lampu)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar