Hatiku kaku
Parangbanoa-Samata seolah beku
Entah ada apa di sana, embusan angin
berbisik pelan
‘Ini ulah kalian, makhluk tak
bersyukur!’ teriaknya menyalahkan
Lihatlah disana
Tumpah, marah
Aba-aba bencana menepati kata
Tangisan alam yang bicara
Manusia..
Benarkah kau tak tau, atau hanya berpura-pura
bodoh?
Mereka butuh lindungan tanpa batas
Bukan merusak dengan bebas
Bumiku yang malang
Alamku tak pernah tenang
Ketika sang mendung akhirnya datang
Nyanyian suara menjadi hilang, hanya
jeritan yang mengenang
Dengarkah kalian?
Jangan merusakku, tapi jagalah aku
Dengarlah manusia!
Jangan hanya bicara, tapi lakukan jua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar